Kriptografi Klasik
Step-by-Step
Pelajari 5 algoritma kriptografi klasik lengkap dengan rumus, keterangan simbol, dan visualisasi proses per karakter.
Caesar Cipher
Substitusi Monoalfabetik
Setiap huruf digeser sebanyak K posisi dalam alfabet. Cipher tertua yang digunakan Julius Caesar.
C = (P + K) mod 26
P = (C − K + 26) mod 26
| Simbol | Arti & Penjelasan |
|---|---|
C |
Posisi huruf ciphertext (A=0, B=1, … Z=25) |
P |
Posisi huruf plaintext (A=0, B=1, … Z=25) |
K |
Nilai shift / kunci (rentang: 1 s.d. 25) |
mod 26 |
Operasi sisa bagi 26 — memastikan hasil tetap dalam rentang 0–25 |
Klik "Proses" untuk melihat hasil
Vigenère Cipher
Substitusi Polialtabetik
Menggunakan kata kunci yang diulang. Setiap huruf digeser sesuai nilai huruf kunci yang bersesuaian.
Cᵢ = (Pᵢ + Kᵢ) mod 26
Pᵢ = (Cᵢ − Kᵢ + 26) mod 26
| Simbol | Arti & Penjelasan |
|---|---|
Cᵢ |
Huruf ciphertext ke-i |
Pᵢ |
Huruf plaintext ke-i |
Kᵢ |
Huruf kunci ke-i, diulang jika habis (A=0 … Z=25) |
i |
Indeks urutan huruf (hanya huruf alfabet yang dihitung) |
mod 26 |
Operasi sisa bagi 26 |
Klik "Proses" untuk melihat hasil
Affine Cipher
Transformasi Linier
Kombinasi substitusi dan transposisi. Menggunakan fungsi linear dengan dua kunci a dan b.
C = (a × P + b) mod 26
P = a⁻¹ × (C − b) mod 26
| Simbol | Arti & Penjelasan |
|---|---|
C |
Posisi huruf ciphertext (A=0 … Z=25) |
P |
Posisi huruf plaintext (A=0 … Z=25) |
a |
Koefisien pengali — WAJIB koprima dengan 26, yaitu gcd(a, 26) = 1 |
b |
Nilai geser / offset (rentang: 0 s.d. 25) |
a⁻¹ |
Invers modular dari a terhadap mod 26 — yaitu nilai x dimana (a × x) mod 26 = 1 |
mod 26 |
Operasi sisa bagi 26 |
Klik "Proses" untuk melihat hasil
Hill Cipher
Matriks Aritmetik
Vektor plaintext dikalikan matriks kunci lalu di-mod 26. Mendukung matriks 2×2, 3×3, dan 6×6.
[C] = K × [P] mod 26
[P] = K⁻¹ × [C] mod 26
| Simbol | Arti & Penjelasan |
|---|---|
[C] |
Vektor kolom huruf ciphertext (n × 1) — ditulis [C] untuk mewakili vektor C |
[P] |
Vektor kolom huruf plaintext (n × 1) — ditulis [P] untuk mewakili vektor P, setiap blok n huruf |
K |
Matriks kunci persegi n×n |
K⁻¹ |
Invers matriks K mod 26 — syarat: det(K) koprima dengan 26 |
n |
Ukuran blok = ukuran matriks (pilihan: 2, 3, atau 6) |
mod 26 |
Setiap elemen hasil perkalian di-mod 26 |
Padding |
Jika panjang teks bukan kelipatan n, ditambahkan huruf X di akhir |
3 3 2 5
yang mewakili baris pertama [3,3] dan baris kedua [2,5].
Klik "Proses" untuk melihat hasil
Playfair Cipher
Bigram Matriks 5×5
Enkripsi dua huruf (bigram) sekaligus menggunakan matriks 5×5 yang dibentuk dari kata kunci.
3 aturan berdasarkan posisi pasangan huruf dalam matriks
Kebalikan dari 3 aturan enkripsi
| Simbol | Arti & Penjelasan |
|---|---|
Aturan 1 — Baris Sama |
Enkripsi: geser kanan +1 (mod 5) | Dekripsi: geser kiri -1 (mod 5) |
Aturan 2 — Kolom Sama |
Enkripsi: geser bawah +1 (mod 5) | Dekripsi: geser atas -1 (mod 5) |
Aturan 3 — Rectangle |
Setiap huruf mengambil kolom huruf pasangannya, baris tetap |
J → I |
Huruf J tidak ada di matriks — selalu diganti dengan I |
Padding X |
Huruf kembar dalam satu bigram / huruf ganjil di akhir → sisipkan/tambahkan X |
Klik "Proses" untuk melihat hasil